Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

131 TPS Gelar PILKADES SumberJaya, Proses Pemungutan Hingga Rekapitulasi Berjalan Aman Dan Kondusif

Nurwahidin SH. & partners Kunjungi Agraprana Farm, Siap Bangun Kolaborasi Bisnis Dan Hukum

PJ Kades Ike Rahmawati Tinjau TPS Digital, Pastikan Pilkades Sumberjaya Kondusif

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
MHK News
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
MHK News
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
You are at:Home»EXCLUSIVE»Warga Desa Sumberjaya Keluhkan Bansos Tak Lagi Diterima, PSM Jelaskan Perubahan Data dan Desil
EXCLUSIVE

Warga Desa Sumberjaya Keluhkan Bansos Tak Lagi Diterima, PSM Jelaskan Perubahan Data dan Desil

redaksiBy redaksi28 Agustus 2026 7:37 AM0103 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Sumberjaya BEKASI, MHKNews.id — Sejumlah warga Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mempertanyakan perubahan status penerimaan bantuan sosial (bansos). Sebagian warga mengaku sebelumnya menerima bantuan, namun pada tahun ini tidak lagi mendapatkan bantuan meskipun kondisi ekonomi mereka masih tergolong membutuhkan.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam penjelasan kepada masyarakat yang disampaikan Hendrik, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Desa Sumberjaya.

Hendrik menjelaskan bahwa tidak menerima bansos pada tahun berjalan tidak serta-merta berarti warga tersebut sudah dianggap mampu. Salah satu hal yang perlu dipahami masyarakat adalah adanya pemutakhiran dan perubahan data sosial-ekonomi yang menjadi dasar dalam penentuan penerima bantuan.

“Data penerima bantuan dapat mengalami perubahan. Karena itu, warga yang tahun sebelumnya menerima bantuan belum tentu secara otomatis menerima kembali pada tahun berikutnya,” jelas Hendrik kepada masyarakat.

Menurutnya, di lapangan juga ditemukan sejumlah kondisi yang perlu diperhatikan. Salah satunya terdapat penerima manfaat yang pada tahun sebelumnya masih tercatat sebagai penerima, namun yang bersangkutan telah meninggal dunia.

Selain itu, terdapat pula warga yang masih tercatat dalam data penerima atau pemeringkatan kesejahteraan, tetapi kondisi sebenarnya di lapangan tidak sesuai dengan data yang tercatat.

Hendrik mencontohkan adanya warga yang berdasarkan data tercatat berada pada Desil 7 atau bahkan lebih tinggi, sementara setelah melihat kondisi nyata kehidupan warga tersebut, kondisi ekonominya dinilai masih berada pada kategori yang lebih rendah.

“Yang menjadi perhatian adalah ketika data tidak sesuai dengan kondisi riil masyarakat. Ada warga yang secara kondisi kehidupan masih membutuhkan bantuan, tetapi desilnya justru tercatat 7 atau lebih. Kondisi seperti ini perlu disampaikan dan dilakukan pemutakhiran melalui mekanisme yang berlaku,” ungkapnya.

Masyarakat Diminta Tidak Panik

Hendrik mengimbau masyarakat yang mengalami perubahan status penerimaan bansos agar tidak langsung menyimpulkan bahwa bantuan mereka dihentikan secara sepihak oleh pemerintah desa.

Menurutnya, persoalan tersebut dapat berkaitan dengan pemutakhiran data, perubahan status keluarga, data kependudukan, maupun perubahan peringkat kesejahteraan.

Warga yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data yang tercatat diharapkan menyampaikan informasi dan melakukan pengusulan atau perbaikan data melalui mekanisme yang tersedia.

Begitu pula apabila terdapat penerima bansos yang telah meninggal dunia, informasi tersebut perlu disampaikan agar data dapat diperbarui dan tidak terjadi ketidaktepatan sasaran.

“Kalau ada penerima yang sudah meninggal, tentu datanya harus diperbarui. Begitu juga kalau kondisi ekonomi warga sebenarnya masih membutuhkan tetapi desilnya tidak sesuai, masyarakat jangan diam. Sampaikan melalui jalur yang benar agar dapat dilakukan verifikasi dan pemutakhiran data,” tegas Hendrik.

Data Harus Sesuai Kondisi Riil

Persoalan data menjadi sangat penting karena bantuan sosial pada prinsipnya harus diberikan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan program.

Karena itu, diperlukan kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, PSM, serta instansi terkait untuk memastikan data sosial-ekonomi masyarakat terus diperbarui.

Hendrik juga menekankan bahwa Desil bukan sekadar angka, tetapi merupakan bagian dari pemeringkatan kondisi sosial-ekonomi yang digunakan dalam proses penentuan sasaran berbagai program bantuan.

“Yang terpenting adalah bagaimana data yang digunakan pemerintah benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan. Jangan sampai warga yang sudah meninggal masih tercatat, sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak mendapatkan bantuan,” ujarnya.

Dengan adanya penjelasan tersebut, masyarakat Desa Sumberjaya diharapkan dapat memahami bahwa perubahan penerimaan bansos dapat terjadi seiring dengan proses pemutakhiran data.

Masyarakat yang merasa terdapat ketidaksesuaian antara data dan kondisi sebenarnya diimbau untuk menyampaikan laporan secara benar, melengkapi dokumen yang diperlukan, serta mengikuti mekanisme verifikasi dan pemutakhiran data yang berlaku.

MHKNews.id — Fakta • Cepat • Terpercaya.
Cerdas • Beriman • Berdampak.

Bansos Desa SumberJaya Desil Kemensos MHKNews.id Tambun Selatan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSorotan: Antusias Anak MI Al Zaytun Update Teknologi dengan Belajar Koding Setelah Pulang Sekolah – Begini Penjelasannya
Next Article Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang dipimpin Supriyono alias Botok menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan
redaksi

Related Posts

131 TPS Gelar PILKADES SumberJaya, Proses Pemungutan Hingga Rekapitulasi Berjalan Aman Dan Kondusif

20 September 2026 8:36 PM

Nurwahidin SH. & partners Kunjungi Agraprana Farm, Siap Bangun Kolaborasi Bisnis Dan Hukum

20 September 2026 5:51 PM

PJ Kades Ike Rahmawati Tinjau TPS Digital, Pastikan Pilkades Sumberjaya Kondusif

20 September 2026 2:03 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Buka Amplop Hasil Seleksi! Ini 5 Calon Kepala Desa SumberJaya yang Lolos

8 September 2026 9:52 PM251 Views

70 Siswa Lulus 100 persen SDN Jatibening Baru IV Gelar Perpisahan Sederhana penuh Kebersamaan

15 Juni 2026 2:49 PM92 Views

Irang Arkad Boomerang Motivasi 300 Pelajar-Mahasiswa Beji: “Keren Itu Bikin Orang Tua Bangga, Bukan Tawuran”

22 Juni 2026 11:10 AM83 Views
© 2026 mhknews. Designed by mhknews.
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.