MHK | Jakarta – Aparat gabungan Satgas Anti Tawuran menggelar patroli skala malam di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026) malam hingga dini hari. Kegiatan ini difokuskan untuk mengantisipasi tawuran warga, balap liar, serta kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C).
Patroli yang dimulai pukul 22.40 WIB dari halaman mako dipimpin Ipda Sriyadi, S.H., dengan melibatkan delapan personel. Tim menyisir sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Dakota Raya, Pos Pantau Rusun Tahap 3, Jalan HBR Motik, Jalan Benyamin Sueb, Pos Pantau Bendungan Jago, Jalan Utan Panjang, hingga Pos Pantau Jembatan Mada sebelum kembali ke mako.
Sekitar pukul 22.50 WIB, petugas melakukan pengecekan di Pos Pantau Rusun Tahap 3 guna mengantisipasi potensi tawuran dan kejahatan jalanan. Patroli berlanjut ke Bendungan Jago pada pukul 23.25 WIB dan Jembatan Mada pada pukul 23.40 WIB untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kegiatan berakhir sekitar pukul 01.50 WIB tanpa ditemukan gangguan menonjol.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga situasi kamtibmas melalui patroli rutin dan terukur. “Kami tidak akan memberi ruang bagi aksi tawuran, balap liar, maupun kejahatan jalanan di wilayah Jakarta Pusat. Patroli Tiga Pilar ini merupakan langkah preventif yang terus kami optimalkan, terutama pada jam-jam rawan,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah menyampaikan pihaknya terus memetakan titik-titik rawan untuk pengawasan intensif. Ia menambahkan, patroli dialogis dan pengecekan pos pantau dilakukan guna mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa. (Red)
