Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Konferda Perdana GPM DKI Jakarta Siap Digelar Juli 2026, DPP Targetkan Jadi Percontohan Nasional

FAKSI Keadilan Desak Kejaksaan Percepat Pengusutan Kasus Proyek Mangkrak Jalan Elak

Lawang Pitu Satukan Musisi Rock Legendaris dalam Perayaan Meriah di Bandar Jakarta Bekasi

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
MHK News
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
MHK News
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
You are at:Home»Featured»AsMEN – FKI Gelar Diskusi Publik, Soroti Penguatan Sektor Perikanan
Featured

AsMEN – FKI Gelar Diskusi Publik, Soroti Penguatan Sektor Perikanan

redaksiBy redaksi18 Juni 2026 1:44 PM0443 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

MHKNEWS – Kota Bekasi. AsMEN Discussion Forum (ADF) menggelar diskusi publik bertema “Kerangka Mewujudkan Kesejahteraan dan Keberlanjutan di Bidang Perikanan” dengan menghadirkan Prof. Dr. Agus Heriprunomo, M.Sc., Ketua Bidang Riset dan Inovasi Forum Kepakaran Indonesia (FKI), Ketua Umum FKI Dr. Rismon Pasaribu, Wartawan senior Robin Simanulang Ketua Umum AsMEN Nurkholis CPLA, Penulis buku Hojot Marluga dan para Akademisi pada Rabu (17/6/2026) di Kantor Studio AsMen Jl. Puncak Cikunir Kota Bekasi.

Forum yang dipandu oleh Ridho ini berlangsung interaktif, banyak pertukaran gagasan dan membahas berbagai tantangan serta peluang pembangunan sektor perikanan di tanah air Indonesia.

Dalam prolognya, Ridho menegaskan bahwa sektor perikanan merupakan salah satu pilar penting pembangunan nasional karena Indonesia sebagai negara maritim memiliki sumber daya kelautan dan perikanan yang sangat besar, baik dari sektor perikanan tangkap maupun budidaya.

Namun demikian, potensi besar tersebut masih dihadapkan pada sejumlah persoalan. Mulai dari kesejahteraan nelayan yang belum merata, dampak perubahan iklim, degradasi lingkungan pesisir, hingga perlunya menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan bagi generasi mendatang. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Dalam pemaparannya, Prof. Agus Heriprunomo menjelaskan bahwa negara kita sesungguhnya memiliki banyak inovasi dan teknologi di bidang kelautan serta perikanan. Menurutnya, berbagai hasil riset telah mampu menghasilkan produk bernilai tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk industri pangan, farmasi, kosmetik, hingga kesehatan. Akan tetapi, pemanfaatan hasil penelitian tersebut masih belum optimal.

Prof. Agus menilai masih terdapat kesenjangan antara dunia riset, industri, dan kebijakan pemerintah. Ia berpandangan bahwa banyak inovasi berhenti di laboratorium tanpa mampu berkembang menjadi produk yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan dunia usaha.

“Indonesia tidak kekurangan inovasi, tetapi masih miskin komersialisasi. Banyak teknologi yang sudah tersedia, namun belum mampu menjangkau pasar secara luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pola perdagangan komoditas yang masih didominasi ekspor bahan mentah. Menurut Prof. Agus, Indonesia perlu mengubah paradigma pembangunan dari sekadar penjual komoditas menjadi negara yang mampu mengolah sumber daya kelautan menjadi produk bernilai tinggi. Ia juga menekankan pentingnya pengembangan industri garam nasional melalui penerapan teknologi modern.

Sementara itu, Ketua Umum Forum Kepakaran Indonesia, Dr. Rismon Pasaribu, menekankan pentingnya regulasi yang berpihak pada penguatan sektor perikanan dan ketahanan pangan nasional. Ia menilai pengelolaan wilayah pesisir, sungai, dan laut harus dilakukan secara lebih terintegrasi untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

“Kita memiliki sumber daya yang melimpah, tetapi harus didukung regulasi yang kuat, pengawasan yang efektif, serta pemanfaatan teknologi yang tepat agar keunggulan itu benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat,” ujar Rismon Pasaribu.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan hasil diskusi sebagai bahan rekomendasi kebijakan yang dapat disampaikan kepada pemerintah guna memperkuat pembangunan sektor perikanan dan kelautan Indonesia secara berkelanjutan.

Melalui AsMEN Discussion Forum ini, para peserta berharap lahir berbagai rekomendasi strategis yang mampu mendorong transformasi sektor perikanan nasional. Dengan sinergi antara riset, inovasi, regulasi, dan dunia usaha, sektor perikanan diharapkan dapat menjadi penggerak roda ekonomi nasional.

Imam Setiadi

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleKabar Hangat: Optimisme untuk Indonesia: Gagasan Amich Alhumami pada Peringatan 1 Syuro 1448 H. Al Zaytun (Cek Faktanya)
Next Article Kabar Hangat: Menjelang HUT DKI Jakarta ke-499, Ketum AsMEN Cetuskan Gagasan Indonesia Bebas Utang (Cek Faktanya)
redaksi

Related Posts

Lewat Lomba Tarian hingga Stand Up Comedy, Lestari Bhineka Tunggal Ika Jaga Toleransi Jakarta

20 Juni 2026 9:18 AM

Husni Solihin: Selamat Ulang tahun Kompol Wuryanti Sosok Polisi Humanis dan Responsif terhadap Aduan Warga

20 Juni 2026 5:40 AM

Kabar Hangat: Forum Kepakaran Indonesia Gelar Diskusi Publik Bertema Kerangka Mewujudkan Kesejahteraan dan Keberlanjutan di Bidang Perikanan Menuju Indonesia Emas 2045 (Cek Faktanya)

19 Juni 2026 5:49 AM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

70 Siswa Lulus 100 persen SDN Jatibening Baru IV Gelar Perpisahan Sederhana penuh Kebersamaan

15 Juni 2026 2:49 PM91 Views

Dadan Hindayana Resmi Ditahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi MBG

3 Juni 2026 6:25 PM52 Views

AsMEN – FKI Gelar Diskusi Publik, Soroti Penguatan Sektor Perikanan

18 Juni 2026 1:44 PM44 Views
© 2026 mhknews. Designed by mhknews.
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.