MHKNews.id BEKASI — BUMDes Agraprana Sumberjaya resmi meluncurkan Agraprana Farm, unit usaha peternakan kambing dan domba sebagai bagian dari program ketahanan pangan Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu (12/08/2026).
Peluncuran tersebut dihadiri Direktur BUMDes Agraprana Sumberjaya Husni Sholihin, Pj. Kepala Desa Sumberjaya Ike Rahmawati, SE., M.Si., Ketua BPD Sahrul Ramdhoni, Pendamping Kecamatan Agung Santoso, Bimaspol dan Babinsa serta tokoh masyarakat dan KADUS.
Direktur BUMDes Agraprana Sumberjaya, Husni Sholihin, mengatakan Agraprana Farm menjadi langkah awal dalam mengembangkan potensi ekonomi desa. Saat ini, peternakan memiliki 40 ekor kambing dan domba untuk program pembibitan dan penggemukan.
“Kalau pembibitan maka bibitnya harus bagus, harus super. Kita siapkan bibit unggulan,” ujar Husni.
Pj. Kepala Desa Sumberjaya, Ike Rahmawati, menilai pengembangan BUMDes membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Kita butuh orang-orang luar biasa untuk membangun Desa Sumberjaya,” katanya.

Pendamping Kecamatan Agung Santoso melihat Agraprana Farm memiliki potensi pasar besar karena jumlah penduduk Sumberjaya mencapai sekitar 130 ribu jiwa. Ia mendorong BUMDes memperkuat strategi pemasaran dan mengoptimalkan potensi desa.
Sementara itu, Ketua BPD Sumberjaya Doni
Apresiasi Baru kali pertama BUMDes Mampu mewujudkan ketahanan pangan Yang mana sebelumnya belum pernah ada ,ini usaha nyata dari BUMDes harus terus dikembangkan
Iya pun menegaskan fungsi pengawasan akan dilakukan terhadap penggunaan anggaran hingga laporan keuangan dan hasil usaha.
“Kami akan melakukan monitoring agar semuanya transparan dan memberikan manfaat bagi desa,” ujarnya.

Agraprana Farm ke depan tidak hanya dikembangkan pada sektor peternakan, tetapi juga pemanfaatan limbah menjadi pupuk dan energi terbarukan. Kawasan tersebut juga direncanakan berkembang ke sektor perkebunan, perikanan hingga eduwisata.
Pemasaran produk akan dilakukan secara online dan offline dengan menyasar masyarakat Desa Sumberjaya sebagai pasar utama.
