BEKASI, MHKNews.id— Karnaval dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (30/8/2026), berlangsung meriah dengan berbagai kreativitas masyarakat.

Namun, di tengah kemeriahan tersebut, sebuah spanduk yang dibawa peserta karnaval menarik perhatian. Spanduk itu bertuliskan:
“MENGAKU WAKIL RAKYAT, TAPI BERTINDAK SEPERTI PENJAHAT.”
Pesan tersebut menjadi sindiran sosial sekaligus kritik moral terhadap oknum wakil rakyat yang dinilai masyarakat tidak lagi mencerminkan sikap sebagai penyambung aspirasi rakyat.

Kritik itu bukan sekadar kata-kata, tetapi menjadi gambaran keresahan masyarakat yang berharap para wakil rakyat benar-benar membela kepentingan rakyat, mendengar aspirasi, menjaga amanah, dan tidak menggunakan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Karnaval yang melibatkan warga RW 022 termasuk lingkungan RT 001 yang dipimpin Ketua RT Yakub, di kawasan Buwek Monas, Desa Sumberjaya, akhirnya tidak hanya menjadi perayaan kemerdekaan.
Kreativitas warga berubah menjadi suara rakyat.
Sebuah pesan sederhana, tetapi tajam: jabatan adalah amanah, bukan kekuasaan untuk bertindak semaunya.
MHKNews.id — Fakta • Cepat • Terpercaya
Cerdas • Beriman • Berdampak
