MHKNews, Jakarta, 1 Mei 2026 — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menghadiri langsung peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Kehadiran Presiden di tengah ratusan ribu buruh menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja di Indonesia.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah janji dan komitmen strategis yang berpihak kepada kaum buruh. Salah satu yang menjadi sorotan adalah upaya menghadirkan perumahan layak dan terjangkau bagi buruh, agar mereka dapat memiliki rumah sendiri tanpa harus terus mengontrak.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk menghadirkan fasilitas pendukung seperti daycare (tempat penitipan anak) guna membantu para pekerja, khususnya buruh perempuan, agar tetap produktif tanpa mengabaikan keluarga.
Di sektor ekonomi digital, Presiden Prabowo turut menegaskan keberpihakannya kepada pengemudi ojek online (ojol), dengan mendorong agar potongan tarif aplikasi ditekan hingga di bawah 10 persen, sehingga pendapatan mitra dapat meningkat secara signifikan.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan langkah konkret melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) PHK dan Kesejahteraan Pekerja, sebagai bentuk perlindungan terhadap buruh dari ancaman pemutusan hubungan kerja serta untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja secara menyeluruh.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa dirinya dapat berdiri sebagai Presiden berkat dukungan rakyat kecil, termasuk kaum buruh, petani, dan nelayan.
Dilansir dari berbagai sumber, momentum May Day 2026 ini tidak hanya menjadi ajang peringatan, tetapi juga panggung komitmen pemerintah dalam menghadirkan kebijakan yang lebih adil dan berpihak kepada pekerja. Berbagai janji yang disampaikan diharapkan mampu direalisasikan secara nyata demi terwujudnya Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Redaksi: MHKNews
