MHK News
. Kabupaten Bekasi, Rabu (11 Februari 2026) —
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bekasi menggelar rapat koordinasi dan persiapan kerja sama lintas sektor dalam upaya pencegahan dini serta perlindungan anak dan remaja dari penyalahgunaan narkoba. Rapat ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3A Kabupaten Bekasi, Titin Fatimah, dan dihadiri oleh Kepala Bidang Kualitas Keluarga, Data Gender dan Anak, Dr. Aab Sihabudin, beserta jajaran pejabat struktural dan mitra kerja DP3A.
Hadir dalam rapat tersebut Ketua YR Kobra, perwakilan Yayasan Taman Baca Masyarakat (TBM), serta seluruh divisi di lingkungan DP3A Kabupaten Bekasi. Rapat membahas pematangan kerja sama dalam rangka penguatan program perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kualitas dan ketahanan keluarga.
Dalam pemaparannya, Ketua YR Kobra, Radnoto S.H., menyampaikan kondisi faktual di lapangan terkait penanganan pengguna NAPZA. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam melakukan pencegahan, pendampingan, serta rehabilitasi bagi anak dan remaja yang terdampak penyalahgunaan narkoba.
Sebagai tindak lanjut, rapat menyepakati kerangka acuan kerja yang akan menjadi dasar pelaksanaan program pencegahan dini dan perlindungan anak dan remaja dari bahaya narkoba, dengan agenda kegiatan sebagai berikut:
Workshop Pencegahan Narkoba – Penyelenggaraan workshop dan seminar tentang bahaya narkoba serta strategi pencegahan bagi anak dan remaja.
Pendidikan Kesehatan Reproduksi – Pemberian edukasi kesehatan reproduksi yang terintegrasi dengan pemahaman risiko penyalahgunaan narkoba.
Penguatan Kegiatan Ekstrakurikuler – Pengembangan kegiatan olahraga, seni, dan budaya untuk menumbuhkan minat, bakat, dan keterampilan positif anak dan remaja.
Layanan Konsultasi dan Konseling – Penyediaan pendampingan psikososial bagi anak dan remaja yang berisiko atau telah terdampak penyalahgunaan NAPZA.
Kampanye Anti-Narkoba – Pelaksanaan kampanye melalui media sosial, poster, dan bahan informasi publik guna meningkatkan kesadaran masyarakat.
Pelatihan Guru dan Orang Tua – Pembekalan bagi pendidik dan orang tua tentang pencegahan serta penanganan anak yang terdampak narkoba.
Kerja Sama dengan Sekolah – Integrasi program pencegahan narkoba ke dalam kegiatan dan kurikulum sekolah.
Edukasi bagi Orang Tua – Peningkatan pemahaman tentang tata laksana penanganan korban NAPZA serta dasar-dasar penyakit adiksi pada anak.
Koordinasi Lintas Dinas – Penguatan kerja sama dengan dinas dan instansi terkait untuk penanganan permasalahan secara terpadu.
DP3A Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor agar program pencegahan dan perlindungan anak dari bahaya narkoba dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan.
Husni solihin MHK News


Komentar