Close Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Di Balik Senyum Dua Bersaudara, Ada Mimpi yang Belum Terwujud untuk Bersekolah

Sorotan: WALHI gelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia: Mengeksplorasi Strategi Pemutusan Siklus Bencana Tahunan dengan Penyelesaian Yang Berkelanjutan” – Begini Penjelasannya

Operasi Nila Jaya Polres Metro Bekasi, Amankan 74 Tersangka dan Puluhan Ribu jenis Obat Keras

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
MHK News
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
MHK News
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini
You are at:Home»EXCLUSIVE»Di Balik Senyum Dua Bersaudara, Ada Mimpi yang Belum Terwujud untuk Bersekolah
EXCLUSIVE

Di Balik Senyum Dua Bersaudara, Ada Mimpi yang Belum Terwujud untuk Bersekolah

redaksiBy redaksi25 September 2026 11:39 AM023 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

MHKNews.id – KABUPATEN BEKASI — 25/09/2026  Di tengah kesibukan kehidupan masyarakat, masih ada kisah anak-anak yang harus menghadapi keterbatasan ekonomi dan kondisi keluarga. Kisah tersebut dialami dua kakak beradik, Anatasya, kelahiran Bekasi 18 Oktober 2013, 13 tahun  dan adiknya Sekar Kemuning, kelahiran Bekasi 20 Mei 2015, 11 Tahun

Keduanya hingga kini belum mendapatkan kesempatan bersekolah karena keterbatasan biaya dan kondisi keluarga. Anatasya dan Sekar Kemuning saat ini tinggal bersama kakek dan nenek mereka, Bosih dan Misih.

Kondisi keluarga tersebut menjadi perhatian pemerintah Desa Sumberjaya. PJ Kepala Desa Sumberjaya, Ike Rahmawati, SE., M.Si., hadir bersama relawan Sosial Sulastri untuk melihat langsung kondisi kedua anak tersebut sekaligus menyerahkan bantuan.

Bantuan berupa kasur lipat dan sembako diserahkan langsung oleh Ike Rahmawati kepada keluarga. Bantuan sembako tersebut berasal dari Dinas Sosial sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi keluarga yang membutuhkan.

Kakek Bosih selama ini bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam kondisi tertentu, ia juga mengumpulkan barang-barang bekas yang masih memiliki nilai jual untuk membantu mencukupi kebutuhan keluarga.

Akan Diupayakan Masuk Program Sekolah Rakyat

Perhatian terhadap masa depan pendidikan kedua anak tersebut juga terus dilakukan. Anatasya dan Sekar Kemuning akan diupayakan untuk didaftarkan dalam Program Sekolah Rakyat (SR), program pemerintah yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga yang menjadi sasaran program sosial-ekonomi pemerintah.

Program Sekolah Rakyat menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai salah satu basis penentuan sasaran, dengan prioritas utama keluarga pada Desil 1 dan Desil 2, disertai proses verifikasi dan tahapan penerimaan sesuai ketentuan pemerintah.

Informasi yang diterima di lapangan menyebutkan adanya rencana agar anak-anak yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti pendidikan berasrama pada Sekolah Rakyat yang tersedia di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi mulai Oktober 2026. Namun, mengenai jadwal masuk dan status penerimaan, pihak keluarga tetap perlu menunggu serta mengikuti ketentuan dan penetapan resmi dari instansi terkait.

Bagi Anatasya dan Sekar Kemuning, jika nantinya memenuhi seluruh persyaratan dan ditetapkan sebagai peserta, kesempatan tersebut dapat menjadi langkah penting untuk kembali mendapatkan hak pendidikan.

Ike Rahmawati: Anak-anak Harus Mendapat Kesempatan

PJ Kepala Desa Sumberjaya Ike Rahmawati, SE., M.Si., menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan keluarga sekaligus menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat.

«“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi keluarga dan memberikan bantuan yang memang dibutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bagian dari perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ike Rahmawati.»

Ia juga berharap persoalan pendidikan kedua anak tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program pemerintah yang sesuai.

«“Anak-anak adalah masa depan. Jangan sampai keterbatasan ekonomi membuat mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dan meraih cita-cita. Kita akan berupaya membantu agar mereka mendapatkan akses pendidikan sesuai dengan program dan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.»

MHKNews Terus Pantau Perkembangannya

Kisah Anatasya dan Sekar Kemuning menjadi perhatian bukan hanya karena kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga karena terdapat dua anak yang selama ini belum mendapatkan kesempatan bersekolah.

MHKNews.id akan terus memantau perkembangan proses pendataan dan rencana pendaftaran keduanya ke Program Sekolah Rakyat, termasuk perkembangan verifikasi data, persyaratan, hingga kepastian penerimaan apabila telah ditetapkan oleh pihak berwenang.

Kami berharap kepedulian terhadap Anatasya dan Sekar Kemuning tidak berhenti pada bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari. Lebih jauh, mereka membutuhkan jalan menuju pendidikan dan masa depan.

Karena setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar.

Satu kepedulian hari ini dapat menjadi awal dari perubahan besar di masa depan. (Husni Solihin)

MHKNews.id — Fakta • Cepat • Terpercaya

Cerdas • Beriman • Berdampak

Nasionalis • Spiritualis • Pebisnis

Desa SumberJaya dinas pendidikan Dinsos Ike Rahmawati PJ Desa sumberjaya MHKNews.id Pendidikan
Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleSorotan: WALHI gelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia: Mengeksplorasi Strategi Pemutusan Siklus Bencana Tahunan dengan Penyelesaian Yang Berkelanjutan” – Begini Penjelasannya
redaksi

Related Posts

Sorotan: WALHI gelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia: Mengeksplorasi Strategi Pemutusan Siklus Bencana Tahunan dengan Penyelesaian Yang Berkelanjutan” – Begini Penjelasannya

24 September 2026 3:23 PM

Operasi Nila Jaya Polres Metro Bekasi, Amankan 74 Tersangka dan Puluhan Ribu jenis Obat Keras

24 September 2026 2:35 PM

Pembangunan Sekretariat RW 014 Graha Melasti Dilaksanakan Secara Swadaya dan Didukung ADD

24 September 2026 2:10 PM
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Buka Amplop Hasil Seleksi! Ini 5 Calon Kepala Desa SumberJaya yang Lolos

8 September 2026 9:52 PM258 Views

PILKADES SELESAI! TIM DULLOH & FAJAR SALING BERSALAMAN, SUMBERJAYA KEMBALI BERSATU

21 September 2026 7:55 AM227 Views

Pilkades SumberJaya Tuntas ! Panitia Umumkan Hasil, DULLOH SYAFE’I Peraih Suara Terbanyak

21 September 2026 1:50 AM175 Views
© 2026 mhknews. Designed by mhknews.
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Tulis Berita
  • Terkini

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.