MHKNews | Nasional
MHKNews, Banten – Semangat memperkuat gerakan pemberantasan penyalahgunaan narkoba kembali digaungkan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-11 Generasi Anti Narkoba Nasional (GANN) yang digelar di kawasan Wisata Danau Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu (27/6/2026).
Mengusung tema “Bersatu Mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang Sehat, Bersih dan Bebas Narkoba”, kegiatan ini menjadi momentum mempererat sinergi antara organisasi masyarakat, pemerintah, aparat penegak hukum, serta lembaga rehabilitasi dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian kompleks.

Presiden GANN Indonesia, Sanghaji Bima, menegaskan bahwa perjalanan sebelas tahun organisasi tersebut merupakan bentuk konsistensi dalam mengedukasi masyarakat sekaligus mengajak seluruh elemen bangsa mengambil peran aktif melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
Menurutnya, penyalahgunaan narkotika bukan hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara terpadu melalui pendidikan, penyuluhan, pendampingan, hingga rehabilitasi bagi para korban.
“GANN lahir dari kepedulian terhadap masa depan bangsa. Kami berharap seluruh elemen, mulai dari pemerintah, BNN, YP RESIKOBRA, GANNAS, hingga masyarakat luas dapat terus bersatu membangun gerakan bersama untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dari narkoba,” ujar Sanghaji Bima.
Dukungan terhadap eksistensi GANN juga disampaikan perwakilan GANNAS Provinsi Banten dan Kota Tangerang. Mereka menilai keberadaan GANN sangat dibutuhkan sebagai mitra strategis dalam memperkuat edukasi dan kampanye pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Pusat Yayasan Rehabilitasi Korban Narkoba (YP RESIKOBRA), Nyai Sekar Jingga Samudra, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat kepedulian terhadap penyelamatan generasi penerus bangsa. Ia menekankan bahwa perang melawan narkoba hanya dapat dimenangkan apabila seluruh komponen bangsa mampu berjalan bersama.
“Selamat Hari Lahir ke-11 GANN. Semoga semakin maju dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Mari kita bergandengan tangan menyelamatkan anak-anak bangsa dari ancaman narkoba. Satu langkah yang kita lakukan hari ini akan menjadi berjuta makna bagi masa depan Indonesia,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol. Dr. Josephin Vivick Tjangkung, mengingatkan bahwa peringatan Harlah GANN berlangsung berdekatan dengan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap 26 Juni.
Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memperingati secara seremonial, tetapi menjadikannya sebagai pengingat akan besarnya dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kehidupan masyarakat.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban narkoba, seluruh peserta diajak berdiri dan mengheningkan cipta. Menurutnya, empati terhadap para korban harus menjadi penguat semangat seluruh pihak dalam memperluas upaya pencegahan, rehabilitasi, dan pemberantasan peredaran gelap narkotika.
Ia juga berharap GANN terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik instansi pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan maupun masyarakat umum agar gerakan pencegahan narkoba semakin masif dan berkelanjutan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pengurus GANN, di antaranya Wakil Ketua GANN, Sekretaris Jenderal GANN Hj. Ratu Jihan, SE., SH., MH., Kapolsek Cipondoh Kompol Arif, Ketua DPC GANN Jawa Barat Nandang, Ketua DPC GANN Kabupaten Tangerang Sutarman, SH., Ketua GANN Banten Bang Zek, serta Ketua RW 02 Kelurahan Cipondoh Khoirudin Iswanto (Bang Jetox’s).
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan sebelas tahun GANN, serta perayaan ulang tahun Presiden GANN Indonesia, Sanghaji Bima.
Melalui peringatan Harlah ke-11 ini, GANN menegaskan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak dalam membangun kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan Generasi Emas Indonesia yang sehat, produktif, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.(Dudung)
