Korban Tewas Bertambah Jadi 7 Orang
Bekasi – MHKNews Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi. Presiden tiba sekitar pukul 08.40 WIB didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kedatangan Presiden disambut Wali Kota Bekasi Tri Adhianto serta perwakilan Jasa Raharja. Setibanya di lokasi, Presiden bersama rombongan langsung menuju ruang perawatan untuk melihat kondisi para korban luka.
RSUD Kota Bekasi menjadi rumah sakit dengan jumlah pasien terbanyak dalam kejadian ini. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyampaikan bahwa total korban yang telah dievakuasi mencapai 74 orang.
“Posisi terakhir, 59 korban dirawat di RSUD, 12 di RS Primaya, dan 3 di RS Bela,” ujar Tri.
Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat empat korban meninggal dunia yang telah dievakuasi ke dua rumah sakit berbeda, dengan rincian tiga jenazah di RSUD Kota Bekasi dan satu di RS Bela.
Sementara itu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan pembaruan data korban. Hingga Selasa pagi, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak tujuh orang.
“Sampai saat ini, kami telah mengevakuasi 81 penumpang luka-luka dan tujuh penumpang dinyatakan meninggal dunia,” kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, (28/4).
Kecelakaan yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang, termasuk proses investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut
