MhkNews | Keagamaan
MHKNews, Jakarta – Pengurus dan Panitia Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Ihrom RT 003 RW 09, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, menggelar Gebyar Muharram 1448 Hijriah dengan memberikan santunan kepada 172 anak yatim piatu, Minggu (12/7/2026), bertepatan dengan 10 Muharram 1448 H.
Kegiatan yang menjadi agenda tahunan masyarakat RW 09 ini berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB di halaman Masjid Jami Al Ihrom. Acara diawali dengan penampilan hadroh, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, tausiyah, serta penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu yang berasal dari lingkungan sekitar masjid.
Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah dan semangat berbagi di tengah masyarakat. Tradisi santunan setiap 10 Muharram terus dipertahankan sebagai wujud kepedulian terhadap anak yatim sekaligus mengingatkan pentingnya berbagi rezeki kepada sesama.
Acara dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, unsur Pemerintah Kecamatan Kalideres, Pemerintah Kelurahan Kamal, Ketua RW 09, para Ketua RT, serta jajaran pengurus dan panitia DKM Masjid Jami Al Ihrom. Kehadiran para tamu undangan semakin menambah kekhidmatan suasana.
Ketua Panitia, Hajah Yustini, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, santunan yatim piatu 10 Muharram tahun ini berjalan dengan khidmat dan lancar. Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan warga, para donatur, serta kekompakan seluruh panitia DKM,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Kalideres, Ziki Zulkarnaen, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai atau saluran air, serta menghindari pembakaran sampah.
Ia juga mengingatkan pentingnya budaya gotong royong dan kebiasaan memilah sampah dari rumah guna mencegah banjir dan menciptakan lingkungan yang sehat.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH Abdurrahman Shoheh. Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian mewarnai seluruh rangkaian acara, menjadikan Gebyar Muharram Santunan Yatim Piatu 1448 H sebagai momentum yang bermakna bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial.
(Dms)
