MHKNews, Bandung — Dedi Mulyadi akhirnya membeberkan arah besar pembangunan Jawa Barat dalam forum Musrenbang 2026 yang digelar di Gedung Pakuan. Dalam pemaparannya, ia menyiapkan lima program prioritas yang diklaim mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat secara menyeluruh.
Sorotan Utama tertuju pada Sektor Pendidikan
Pemerintah menargetkan seluruh warga Jawa Barat dapat mengakses pendidikan hingga jenjang SMA dan SMK. Langkah ini akan didukung melalui pembangunan ruang kelas baru serta pemberian subsidi bagi masyarakat kurang mampu, termasuk yang bersekolah di lembaga swasta.
Selain Pendidikan, Sektor Kesehatan juga menjadi Fokus Serius
Warga miskin yang belum terdaftar dalam BPJS tetap dijanjikan dapat memperoleh layanan rumah sakit kelas 3, dengan pembiayaan ditanggung oleh pemerintah daerah.
Di bidang infrastruktur, percepatan pembangunan jalan, irigasi, dan akses air bersih menjadi prioritas.
Tak hanya itu, penguatan konektivitas juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan industri, mulai dari pembangunan akses jalan hingga dukungan terhadap jalur distribusi seperti pelabuhan dan jalan tol.
Menariknya, seluruh pembangunan tersebut diklaim tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan. Kawasan desa, pesisir, hingga pegunungan disebut tidak boleh dirusak demi kepentingan proyek pembangunan.
Dedi menegaskan bahwa visi besarnya adalah menjadikan Jawa Barat sebagai wilayah yang terhubung secara menyeluruh, baik dari utara ke selatan maupun dari barat ke timur.
“Kita ingin pembangunan yang merata, terhubung, dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Program ini pun dinilai berpotensi menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warga Jawa Barat ke depan.(Husni)
