MHKNews, Jakarta — Kompetisi BRI Super League 2026 semakin memanas memasuki pekan ke-26. Hingga Minggu (5 April 2026), Persib Bandung masih tampil dominan dan kokoh di puncak klasemen dengan raihan 61 poin.
Tim Maung Bandung menunjukkan konsistensi luar biasa dengan catatan 19 kemenangan, menjadikan mereka kandidat kuat juara musim ini.
Persaingan Papan Atas Semakin Ketat
Di posisi kedua, Borneo FC terus memberikan tekanan dengan 57 poin, hanya terpaut 4 poin dari Persib.
Sementara itu:
Persija Jakarta berada di posisi ketiga (52 poin)
Malut United mengejutkan dengan posisi keempat (46 poin)
FC Bhayangkara melengkapi lima besar (44 poin)
Persaingan papan atas diprediksi akan semakin sengit dalam beberapa pekan ke depan.
Papan Tengah: Kompetisi Ketat dan Tidak Stabil
Zona tengah dihuni tim-tim dengan selisih poin tipis:
Persebaya (42 poin)
Persita (41 poin)
PSIM Yogyakarta (38 poin)
Dewa United (37 poin)
Performa yang tidak konsisten membuat posisi mereka masih sangat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu.
Zona Degradasi: Tekanan Berat di Dasar Klasemen
Tiga tim terbawah saat ini berada dalam ancaman serius degradasi:
Madura United (20 poin)
Semen Padang (20 poin)
PSBS Biak (18 poin)
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap laga menjadi penentuan hidup-mati bagi tim-tim tersebut.
Sorotan Statistik
Persib unggul selisih gol signifikan (+31)
Borneo FC tampil tajam dengan produktivitas gol tinggi
PSBS Biak menjadi tim dengan pertahanan paling rapuh
Liga musim ini menunjukkan satu hal:
konsistensi adalah kunci.
Persib membuktikan bahwa stabilitas performa jauh lebih penting dibanding sekadar kemenangan sesaat.
Di sisi lain, papan bawah menjadi cerminan keras bahwa tanpa manajemen dan strategi matang, tim besar pun bisa terperosok.
Perebutan gelar dan perjuangan bertahan kini sama-sama panas—BRI Super League 2026 memasuki fase penentuan.
(Husni Solihin)
