MHKNews.id – TAMBUN SELATAN, BEKASI — 24/10/2026 Strategi penjualan rumah, pengembangan jaringan marketing, hingga peluang bisnis di sektor properti menjadi pembahasan utama dalam kegiatan edukasi bisnis properti yang digelar di Kedai Kebuli Abuya Tambun, unit usaha Husni Sukses Barokah, milik Husni Sukses Group.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua pembicara, yakni Husni Solihin, SE, STJ, pemilik PT Husni Sukses Group, serta Nana, yang dikenal sebagai Miliarder Agency di bidang properti. Puluhan peserta dari berbagai kalangan, termasuk tenaga marketing dan calon pembeli rumah, turut hadir untuk mengikuti pemaparan strategi bisnis dan peluang pemasaran properti.
Husni Solihin: Berani Memulai dari Nol, Bertumbuh hingga Membangun Properti Sendiri
Dalam pemaparannya, Husni Solihin menjelaskan pengalaman perjalanan bisnisnya, mulai dari membangun kemampuan menjual rumah hingga mengembangkan usaha di bidang properti.
Ia menekankan bahwa keberhasilan dalam bisnis properti tidak hanya bergantung pada modal, tetapi juga pada kemauan untuk belajar, kemampuan membangun komunikasi dengan calon konsumen, konsistensi melakukan pemasaran, serta keberanian mengambil peluang secara terukur.
Menurut Husni, kemampuan menjual merupakan salah satu fondasi penting bagi seseorang yang ingin berkembang menjadi pengusaha properti.
“Untuk memulai bisnis properti, kita harus berani belajar dari bawah. Pahami produk yang ditawarkan, bangun kepercayaan konsumen, kuasai teknik komunikasi, dan jalankan usaha dengan disiplin serta tanggung jawab,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam sesi edukasi tersebut.
Ia juga berbagi pandangan mengenai proses membangun bisnis secara bertahap, dari mengembangkan keterampilan penjualan hingga memiliki kesempatan untuk mengelola dan membangun proyek properti sendiri.

Nana Miliarder Agency: Mengembangkan Jaringan Marketing Properti
Sementara itu, Nana, yang dikenal sebagai Miliarder Agency, membagikan strategi membangun jaringan pemasaran properti, termasuk pengalamannya dalam penjualan rumah subsidi di wilayah Cibitung, salah satunya yang dikaitkan dengan proyek Grand Mutiara Muktiwari Residence.
Nana menjelaskan model bisnis agency yang berfokus pada perekrutan, pembinaan, dan pengembangan jaringan marketing di bawah koordinasi seorang agency leader.
Melalui model tersebut, pelaku usaha berupaya memperluas jangkauan pemasaran dengan membangun tim, memberikan pendampingan kepada anggota, serta mengembangkan produktivitas jaringan penjualan.
Dalam pemaparannya, ia juga menjelaskan sistem pemberian bonus yang dikaitkan dengan pengembangan jaringan marketing dan mekanisme bisnis yang disebut menggunakan sistem multilevel marketing.
Namun, besaran bonus, persyaratan perekrutan, mekanisme komisi, serta sumber pendapatan perlu dipahami secara jelas oleh setiap calon anggota. Peluang penghasilan tidak dapat dipastikan karena bergantung pada ketentuan program, aktivitas pemasaran, dan hasil transaksi yang memenuhi persyaratan.
Properti sebagai Peluang Bisnis dan Pengembangan Aset
Pertemuan tersebut memperlihatkan dua pendekatan dalam bisnis properti. Pertama, membangun kemampuan menjual dan mengembangkan usaha hingga mengelola aset sendiri. Kedua, membangun jaringan marketing untuk memperluas pemasaran produk properti.
Kedua pendekatan tersebut memerlukan pemahaman terhadap produk, kemampuan komunikasi, tata kelola tim, serta transparansi mengenai biaya, komisi, dan tanggung jawab para pihak.
Khusus untuk pemasaran rumah subsidi, calon pembeli juga perlu memastikan legalitas pengembang, status tanah, spesifikasi bangunan, harga, ketentuan pembiayaan, serta persyaratan program subsidi yang berlaku.

Kedai Kebuli Abuya Tambun Menjadi Ruang Edukasi Bisnis
Pemilihan Kedai Kebuli Abuya Tambun, yang merupakan bagian dari Husni Sukses Barokah, sebagai lokasi kegiatan turut memperlihatkan pemanfaatan ruang usaha sebagai tempat bertukar pengalaman, membangun jejaring, dan memperluas wawasan kewirausahaan.
Puluhan peserta yang hadir mendapatkan kesempatan untuk menyimak pengalaman praktisi, memahami strategi pemasaran, serta mengenal model pengembangan jaringan bisnis properti.
Kegiatan edukasi seperti ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih memahami peluang usaha secara realistis, meningkatkan keterampilan pemasaran, dan mengambil keputusan bisnis berdasarkan informasi yang jelas.
Kesimpulan: Bisnis properti memiliki beragam jalur pengembangan, mulai dari menjadi tenaga marketing, membangun agency, hingga mengembangkan proyek dan memiliki aset sendiri. Kunci utamanya adalah kompetensi, integritas, perencanaan yang matang, dan pemahaman terhadap risiko bisnis.
MHKNews — Jurnalis Aktivis Perubahan
Media Edukasi, Motivasi, Promosi, dan Kolaborasi
Cerdas, Beriman, Berdampak.
